Menjadi mahasiswa aktif dan produktif di tengah kesibukan perkuliahan tentu bukan hal yang mudah. Namun, Nisrina Nabila Nasywa, atau akrab disapa Riri, membuktikan bahwa hal tersebut tidaklah mustahil. Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Bali ini membagikan pengalamannya dalam menjaga produktivitas dan semangat belajar selama menempuh pendidikan tinggi.
Riri mengungkapkan bahwa salah satu kunci produktivitasnya adalah kemampuan mengelola waktu dan fokus. Ia menekankan pentingnya menjauhkan diri dari berbagai distraksi, terutama media sosial, yang sering kali menyita waktu tanpa disadari. “Saya mulai sadar kalau satu notifikasi bisa bikin saya berhenti belajar. Sekarang, kalau lagi ngerjain tugas, saya aktifkan mode fokus dan jauhkan HP,” jelasnya.
Setiap pagi, Mahasiswi yang pernah lolos 2 kali Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) tersebut terbiasa menyusun to-do list sebagai panduan aktivitas hariannya. Menurutnya, mencatat pekerjaan yang harus diselesaikan membantu menjaga arah dan ritme belajar. “Dengan to-do list, saya merasa lebih terorganisir dan tidak panik walaupun tugas banyak,” tuturnya sambil tersenyum.
Tidak hanya itu, Riri juga aktif memperluas wawasan dengan mempelajari hal-hal baru di luar perkuliahan. Ia sering mengikuti seminar, membaca buku pengembangan diri, serta berdiskusi dengan teman-teman lintas jurusan. Baginya, menjadi mahasiswa bukan hanya soal mengejar nilai, tapi juga membentuk cara berpikir yang matang. “Saya percaya belajar itu bukan hanya di kelas. Dunia luar juga bisa jadi guru,” ujarnya.
Kerja keras juga menjadi prinsip yang dipegang teguh oleh Riri. Ia tidak segan meluangkan waktu ekstra demi menyelesaikan tugas, menghadiri rapat organisasi, hingga mengikuti kegiatan sosial. Meski kadang lelah, ia percaya bahwa semua proses tersebut akan membawa hasil baik. “Capek itu wajar, tapi saya yakin kerja keras nggak akan sia-sia,” katanya mantap.
Terakhir, Riri memberikan pesan kepada mahasiswa lain agar tidak menyerah menghadapi tantangan selama kuliah. “Kita semua punya perjuangan masing-masing. Jalani dengan ikhlas dan tetap semangat, karena semua ini adalah proses membentuk diri kita ke arah yang lebih baik,” pungkasnya penuh inspirasi.
