• Home
  • Berita
  • Wisuda ke-121 UMM Bertepatan Hari Kartini, Rektor Dorong Alumni Jadi Pemimpin Masa Depan
Image

Wisuda ke-121 UMM Bertepatan Hari Kartini, Rektor Dorong Alumni Jadi Pemimpin Masa Depan

Merayakan kelulusan di momen Hari Kartini memberikan nuansa tersendiri pada Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-121 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang digelar di Hall Dome pada 21 April 2026. Momen bersejarah ini tidak sekadar menjadi selebrasi akademik, tetapi menjelma menjadi ruang refleksi mengenai gagasan emansipasi dan peran krusial perempuan dalam membangun bangsa. Di tengah gelombang lulusan perguruan tinggi yang kian masif, acara ini menegaskan bahwa gelar sarjana harus beriringan dengan tanggung jawab sosial yang konkret di tengah masyarakat.

Pesan kuat mengenai kepemimpinan perempuan disampaikan secara lugas oleh Ira Puspadewi, Ph.D., Direktur Utama ASDP Periode 2017-2024. Dalam orasinya yang bertajuk Menumbuhkan Perempuan Pemimpin untuk Indonesia yang Makin Sejahtera, ia menyoroti bahwa kemajuan sebuah bangsa sangat bergantung pada kualitas institusi dan sumber daya manusianya, bukan sekadar letak geografis. Ira mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya representasi perempuan di posisi strategis, padahal berbagai riset secara konsisten membuktikan bahwa keterlibatan perempuan mampu mendongkrak kualitas keputusan dan performa organisasi.

“Jika kita ingin Indonesia maju, maka kualitas institusi harus diperbaiki, dan di dalamnya peran perempuan menjadi sangat penting. Perempuan harus berani meningkatkan kepercayaan diri terhadap kemampuannya, tidak terjebak dalam batasan sosial, serta memiliki role model yang kuat agar mampu tampil sebagai pemimpin,” tegas Ira di hadapan ribuan wisudawan.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa tantangan terbesar kerap bermuara pada persepsi diri perempuan yang sering meragukan kapasitasnya sendiri. Oleh karena itu, dukungan penuh dari lingkungan keluarga dan institusi pendidikan sangat esensial untuk membentuk mental baja. Baginya, keseimbangan antara keimanan dan kebebasan berpikir merupakan fondasi utama bagi generasi muda untuk bertahan menghadapi ragam tekanan profesional.

Semangat pengabdian yang senada juga ditekankan oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur, Dr. Mukarromah, S.KM., M.Kes. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para lulusan bahwa momen pemindahan tali toga adalah pintu gerbang menuju pengabdian, bukan sebuah garis akhir. Kemampuan beradaptasi dengan disrupsi digital mutlak diperlukan agar tidak tertinggal oleh zaman, namun hal tersebut harus selalu disandingkan dengan nilai kejujuran.

“Ilmu yang kalian peroleh harus dihidupkan dalam tindakan nyata. Di sisi lain, adab dan etika harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah, karena keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian, tetapi juga dari cara mencapainya,” tuturnya, seraya menyoroti peran sentral perempuan dalam menjaga marwah keagamaan di tengah modernisasi.

Merespons berbagai tantangan dan harapan tersebut, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menegaskan bahwa Kampus Putih selalu berkomitmen mencetak generasi yang adaptif dan berkarakter mulia. Melalui berbagai program inovatif terarah seperti Center of Excellence (CoE), mahasiswa dibekali dengan keterampilan praktis untuk menjawab tantangan global secara langsung. Pendekatan ini merupakan strategi kampus untuk mengantisipasi kebutuhan dunia industri sekaligus melahirkan inovator baru.

“Universitas Muhammadiyah Malang akan terus kami proyeksikan untuk melahirkan lulusan yang berkualitas karena prosesnya kami jamin. Kami ingin melahirkan alumni yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjadi problem solver di tengah masyarakat,” ujar Prof. Nazaruddin.

Rangkaian prosesi wisuda yang berlangsung khidmat ini pada akhirnya meninggalkan pesan mendalam bagi setiap lulusan. Tantangan sesungguhnya baru akan dimulai esok hari, ketika integritas, kapabilitas, dan keberanian mereka diuji secara langsung oleh realitas kehidupan bermasyarakat. Wisuda ke-121 ini menjadi penanda kesiapan para alumni UMM untuk mengambil peran nyata demi kemajuan Indonesia.

Releated Posts

Bukan Sekadar Kuliah, FKIP UMM Tawarkan Pengalaman Mengajar Lintas Negara dan Beasiswa Penuh

Peluang untuk meraih pengalaman belajar lintas budaya serta mengajar di tingkat internasional kini semakin terbuka lebar bagi calon…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

Bangun Kesadaran Mental Gen Z, UMM Wadahi Potensi Siswa Lewat Kompetisi Nasional PsychoBoost!

  Kesadaran generasi Z akan pentingnya kesehatan mental dan pengembangan potensi diri di era disrupsi digital kian meningkat…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

Berbekal Skill Analisis dari CoE UMM, Alumnus Ilmu Pemerintahan Sukses Berkarier di Industri Tambang

  Dunia kerja masa kini semakin dinamis, mendobrak batasan linieritas antara program studi dan realitas profesi. Resky Maharani…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

UMM Perkuat Peran Sebagai Inkubator Cendekiawan Daerah Lewat Sinergi Pemda-Pemprov

  Menyongsong visi Indonesia Emas 2045, ketimpangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) antarwilayah masih menjadi tantangan krusial bagi…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026