• Home
  • Berita
  • Harumkan Nama Indonesia di Forum Bisnis Internasional Korea Selatan
Image

Harumkan Nama Indonesia di Forum Bisnis Internasional Korea Selatan

Prestasi membanggakan kembali dicapai oleh mahasiswa Hubungan Internasional semester 6 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Muhammad Zair Baitil Atiq yang kerap disapa Zair dan rekannya Aloysius Gonzaga Alnabe yang baru-baru ini mewakili Indonesia pada Kompetisi tahunan yang bergengsi di Korea Selatan yaitu Alliance Students’ Venture Forum (ASVF) yang diadakan oleh The Korea Economic Daily yang merupakan perusahaan media financial ternama di Korea Selatan. Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempresentasikan ide-ide bisnis inovatif yang berorientasi pada solusi nyata. 

“Awalnya saya tahu kompetisi ini dari kenalan yang pernah ikut dan menang. Dari situ saya merasa tertantang, lalu saya membentuk tim dan mendaftarkan proposal ide bisni dan setiap negara boleh mengirimkan lebih dari satu tim, namun hanya empat tim terbaik yang akan diundang ke Korea untuk melakukan presentasi secara langsung” ujar Zahir dalam wawancara. 

Foto Zahir Bersama timnya yang berasal dari berasal dari berbagai Universitas di Indonesia

Timnya mengangkat isu food waste atau limbah makanan, yang selama ini menjadi persoalan besar di berbagai negara terutama Indonesia pada industri makanan dan perhotelan. Mereka merancang sebuah platform digital yang menghubungkan restoran atau hotel yang memiliki sisa makanan layak konsumsi dengan masyarakat yang membutuhkan makanan murah. Platform ini dirancang yang nantinya akan menjadi Aplikasi digital sebagai solusi tiga arah: mengurangi limbah makanan, memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, dan membantu masyarakat secara ekonomi.

Ide ini mendapat respons positif dari panitia karena dianggap segar dan punya potensi besar jika dikembangkan,” tambah Zair.

Meski belum berhasil meraih juara, pengalaman tersebut membuka peluang dan relasi baru. “Saya bertemu peserta dari berbagai negara seperti Mongolia, Azerbaijan, dan Kamboja. Kami bertukar ide dan wawasan. Ini pengalaman yang sangat memperluas pandangan saya, terutama soal isu global dan kewirausahaan sosial,” tuturnya.

Selain sesi presentasi bisnis, kompetisi ini juga menghadirkan pertunjukan budaya dari masing-masing negara peserta. Delegasi Indonesia menampilkan seni musik dan tari tradisional yang merupakan kolaborasi team Indonesia dan Team Zair pun turut tampil menyanyikan lagu daerah, menunjukkan kekayaan budaya Nusantara di panggung internasional.

Atas prestasinya, Zahir mendapatkan dukungan penuh dari pihak kampus dan program studi Hubungan Internasional. Ia dan tim bahkan memperoleh bantuan dana dari kampus untuk keberangkatan ke Korea. “Dosen-dosen sangat mengapresiasi, walaupun kami tidak menang. Yang terpenting adalah keberanian untuk berkompetisi di kancah internasional,” katanya.

Zahir berharap generasi muda Indonesia semakin aktif berpartisipasi dalam forum internasional dan tidak ragu untuk mengambil kesempatan. “Yang paling penting itu tahu prioritas dan kapasitas diri. Jangan asal ambil semua tawaran, tapi pilih mana yang benar-benar sesuai dengan tujuan kamu,” pesannya. Ia juga berencana untuk mendaftarkan hak cipta atas ide aplikasinya dan tak menutup kemungkinan untuk mengembangkan bisnis tersebut di masa depan yang mana bermanfaat bagi Masyarakat luas .

Releated Posts

Bukan Sekadar Kuliah, FKIP UMM Tawarkan Pengalaman Mengajar Lintas Negara dan Beasiswa Penuh

Peluang untuk meraih pengalaman belajar lintas budaya serta mengajar di tingkat internasional kini semakin terbuka lebar bagi calon…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

Bangun Kesadaran Mental Gen Z, UMM Wadahi Potensi Siswa Lewat Kompetisi Nasional PsychoBoost!

  Kesadaran generasi Z akan pentingnya kesehatan mental dan pengembangan potensi diri di era disrupsi digital kian meningkat…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

Berbekal Skill Analisis dari CoE UMM, Alumnus Ilmu Pemerintahan Sukses Berkarier di Industri Tambang

  Dunia kerja masa kini semakin dinamis, mendobrak batasan linieritas antara program studi dan realitas profesi. Resky Maharani…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

UMM Perkuat Peran Sebagai Inkubator Cendekiawan Daerah Lewat Sinergi Pemda-Pemprov

  Menyongsong visi Indonesia Emas 2045, ketimpangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) antarwilayah masih menjadi tantangan krusial bagi…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026