• Home
  • Berita
  • Dukung Net Zero Emission 2060, UMM Diakui DEN Sebagai Kampus Mandiri Energi
Image

Dukung Net Zero Emission 2060, UMM Diakui DEN Sebagai Kampus Mandiri Energi

Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional (DEN), Prof.Dr.Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki keunggulan tersendiri sebagai institusi pendidikan yang secara konkret telah merespons krisis energi global melalui praktik Energi Baru Terbarukan (EBT) sejak tahun 2007. Hal tersebut ditegaskan dalam Diskusi Publik bertajuk “Arah Kebijakan Energi Menuju Net Zero Emission Melalui Pembangkit Energi Baru Terbarukan” di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (25/6).

“Di satu sisi, UMM sudah melakukan praktik-praktik energi baru terbarukan, yaitu dengan adanya PLTMH di kampus UMM maupun PLTS. Ini memberikan kontribusi nyata. Selain pembelajaran di ruang kelas yang sesuai dengan kurikulum, hal-hal yang berkaitan dengan praktik bidang energi barukan sudah benar-benar dilaksanakan sebagai laboratorium hidup,” tegasnya.

Kunjungan DEN ke Kampus Putih ini didasari pada urgensi ketahanan energi nasional di tengah berbagai tantangan nyata yang mendesak. Saat ini, Indonesia tengah menghadapi tantangan penurunan produksi minyak bumi yang dipicu oleh meningkatnya impor minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin. Tantangan penyediaan energi primer ini diperberat dengan fakta bahwa tingkat pemanfaatan EBT secara nasional masih tergolong rendah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Numberi sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pemerintah mematok target pencapaian puncak emisi pada tahun 2035 dan terwujudnya dekarbonisasi untuk Net Zero Emission (NZE) sebesar 129 juta ton CO2e pada tahun 2060. Demi mendukung konservasi serta swasembada energi, porsi bauran energi primer EBT yang ditargetkan melonjak signifikan hingga mencapai 70 persen hingga 72 persen pada tahun 2060 mendatang.

Lebih jauh lagi, kehadiran perguruan tinggi diharapkan mampu membantu penyelesaian persoalan elektrifikasi masyarakat melalui kegiatan tridarma, seperti inovasi desalinasi air laut yang digagas oleh dosen dan mahasiswa UMM di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyatakan kekaguman dan apresiasinya atas upaya pemanfaatan energi surya oleh sivitas akademika UMM untuk menghasilkan pasokan air bersih bagi masyarakat di daerah yang rasio elektrifikasinya masih tergolong rendah.

“Tadi dari hasil presentasi, saya lihat beberapa kegiatan yang sudah dilakukan oleh teman-teman di UMM. Misalnya, desalinasi air laut menjadi air tawar (air bersih) di NTT dengan memanfaatkan energi surya/matahari untuk pemanfaatannya. Nah, ini adalah wujud pengabdian dan penelitian yang bagus, yang diterapkan langsung ke masyarakat,” ungkapnya.

Sinergi dan strategi kolaborasi antara pemangku kebijakan pemerintah dan institusi pendidikan tinggi seperti UMM menjadi kunci utama dalam mengakselerasi transisi energi hijau di Indonesia. Melalui penerapan aplikatif penelitian dan program pengabdian yang menyentuh akar rumput di masyarakat, kemandirian energi nasional dan pencapaian target bebas emisi karbon bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan wujud nyata masa depan yang kini tengah dibangun bersama demi kesejahteraan generasi mendatang.(*)

Sumber: umm.ac.id

Releated Posts

Bukan Sekadar Kuliah, FKIP UMM Tawarkan Pengalaman Mengajar Lintas Negara dan Beasiswa Penuh

Peluang untuk meraih pengalaman belajar lintas budaya serta mengajar di tingkat internasional kini semakin terbuka lebar bagi calon…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

Bangun Kesadaran Mental Gen Z, UMM Wadahi Potensi Siswa Lewat Kompetisi Nasional PsychoBoost!

  Kesadaran generasi Z akan pentingnya kesehatan mental dan pengembangan potensi diri di era disrupsi digital kian meningkat…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

Berbekal Skill Analisis dari CoE UMM, Alumnus Ilmu Pemerintahan Sukses Berkarier di Industri Tambang

  Dunia kerja masa kini semakin dinamis, mendobrak batasan linieritas antara program studi dan realitas profesi. Resky Maharani…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026

UMM Perkuat Peran Sebagai Inkubator Cendekiawan Daerah Lewat Sinergi Pemda-Pemprov

  Menyongsong visi Indonesia Emas 2045, ketimpangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) antarwilayah masih menjadi tantangan krusial bagi…

ByByAdmin Bestari Jul 14, 2026