Berkat LINKEDUP, Mahasiswi UMM Tembus Podium Juara di Thailand

Foto: Dokumentasi foto setelah menerima penghargaan sebagai Best Speaker melalui Inovasi LINKEDUP di Thailand


Thailand, 02 November 2024 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak bangsa di kancah internasional. Mira Sapriyawati, mahasiswi Program Studi Hubungan Internasional angkatan 2022, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), berhasil meraih Second Winner Speaker dalam ajang internasional International Youth Goal yang digelar di Thailand. Dalam forum tersebut, Mira dan temannya yang terdiri dari berbagai universitas yang terdiri dari: Nicky M. Noor (Universitas Nasional), Agis Maulana (Universitas Padjadjaran), Shava Alifia ( Institut Teknologi Sepuluh November), Jovita Audrey (Lentera Harapan) yang mempresentasikan  inovasi bertajuk “LINKEDUP”, sebuah platform yang dirancang sebagai jembatan akses pendidikan bagi pemuda secara global, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan geografis. LINKEDUP mengusung semangat kolaborasi lintas geografis dan negara untuk menghadirkan program pembelajaran daring, mentoring global, dan peluang beasiswa melalui satu wadah digital yang inklusif dan bisa di akses dari manapun sehingga siapapun bisa mengakses wadah ini.

“Inovasi ini lahir dari kegelisahan Mira dan team yang melihat banyak anak muda yang punya semangat belajar tinggi, tapi tidak punya akses yang cukup untuk mendapatkan akses informasi tidak hanya itu inovasi ini juga hadir karena pengalaman pribadi yang sulit mendapatkan informasi dan juga biaya sebagai penghambat untuk mendapatkan mentor dalam meraih mimpi. LINKEDUP adalah bentuk kontribusi kecil saya agar pendidikan bisa lebih terhubung, tanpa batas,” ujar Mira dalam sesi pertanyaan yang diberikan oleh dewan juri.

Keikutsertaan Mira dalam International Youth Goal tak lepas dari ketertarikannya pada isu-isu pendidikan, teknologi, dan pemberdayaan pemuda di tingkat nasional dan global. Dalam kompetisi tersebut, peserta dari berbagai negara di Asia Tenggara beradu gagasan solutif seputar pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan generasi muda yang berkelanjutan.

Dewan juri memberikan apresiasi tinggi terhadap ide LINKEDUP yang dianggap relevan, aplikatif, solutif, dan berpotensi memberi dampak nyata bagi masyarakat global. “Kami sangat terkesan dengan pendekatan inklusif yang dibangun LINKEDUP. Ini bukan hanya ide, tapi solusi nyata yang bisa segera diimplementasikan selain mudah diakses tetapi juga sangat terjangkau,” ujar salah satu juri asal dari Malaysia yaitu Mohamed Nazri

Keberhasilan Mira menjadi juara kedua di panggung internasional menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari Universitas Muhammadiyah Malang, mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan sesuai SDGs  melalui inovasi yang aplikatif, solutif dan kepedulian sosial.

Mira berharap LINKEDUP dapat dikembangkan lebih lanjut dan menjadi platform yang benar-benar membantu jutaan pemuda di berbagai penjuru baik Indonesia maupun global untuk meraih pendidikan yang layak dan membantu mereka dalam menemukan atau mencapai karir yang mereka inginkan tentunya dibimbing oleh para mentor yang memiliki pengalam dan keahlian dibidang masing masing. “Saya percaya, setiap anak muda berhak punya kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang untuk meraih mimpinya di barengi dengan usaha untuk mencapai  mimpi tersebut” tutup Mira.