Perjalanan dari Malang menuju Cirebon menjadi langkah awal dari sebuah pencapaian yang tak terlupakan. Subuh hari, rombongan mahasiswa berangkat penuh semangat, menempuh lebih dari 12 jam perjalanan darat. Di tengah perjalanan, mereka sempat singgah di Rest Area Brebes—bekas pabrik gula yang kini bertransformasi menjadi tempat istirahat yang estetik dan sarat sejarah. Menjelang maghrib, rombongan tiba di Cirebon dan langsung ditempatkan di asrama, sekamar dengan peserta dari universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dari momen awal yang canggung, terjalin kolaborasi lintas kampus yang akhirnya melahirkan karya besar.
Senin, 23 Juni 2025, para peserta mengikuti Seminar Internasional bertema “Digitalisasi Nilai Lokal: Strategi Inklusif Berbasis Budaya di Era Transformasi Digital”. Usai seminar, dilanjutkan Technical Meeting sesuai kategori lomba PR Campaign, Digital Content Creator, Reportase, Fotografi, ILM, Puisi, Fashion Show, dan Vokal. Di kelas Digital Content Creator, peserta mendapat pembekalan tentang bagaimana menggali riset secara kreatif, membangun konten berbasis lokalitas, hingga teknik menyusun hook yang menarik. Materi ini langsung membuka ruang diskusi bagi tiap tim untuk merancang strategi produksi konten yang solid.
Dalam kompetisi ini, Salsabila Khairunnisa berperan sebagai tim riset, script writing sekaligus director. Saat mendalami topik Batik Trusmi dan Keraton Kasepuhan, Salsa menemukan fakta menarik yaitu motif Batik Mega Mendung tercetak di uang pecahan Rp50.000. Temuan itu menjadi titik tolak ide konten kelompok 2. Dengan menjadikan uang Rp50.000 sebagai hook visual dan naratif, Salsa menyusun konsep yang menjembatani budaya lokal dengan keseharian masyarakat. Dalam proses produksi Salsa dari UMM sebagai riset, script writer dan mengarahkan talent dari teman kelompoknya yaitu iksa dari UAD, bekerja sama dengan cameraman yaitu Reyhan dari UMSIDA, serta Saddam sebagai editor dan script writer dari UMJ mewujudkan konten yang utuh dari ide hingga eksekusi.
Hasil kolaborasi ini pun membuahkan pencapaian gemilang: Juara 1 Digital Content Creator dan Juara 1 Script Writer Internasional di ajang SILAT APIK PTMA 2025. Kemenangan ini membuktikan bahwa kreativitas tidak selalu datang dari hal besar, melainkan dari keberanian membaca ulang sesuatu yang tampak biasa. Dari selembar uang yang akrab di dompet kita semua, lahirlah cerita yang mengangkat identitas budaya Cirebon, dan mengantarkan tim menuju panggung tertinggi. Sebuah pembuktian bahwa riset yang tajam dan kepemimpinan kreatif mampu melahirkan karya yang berdampak.
