Kreatif, Komunikatif, Kolaboratif: Mahasiswa UMM Bungkam Tantangan Reportase di SILAT APIK PTMA 2025

Cirebon, 24 Juni 2025 – Delegasi Mahasiswa dan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang tahunan SILAT APIK PTMA 2025 yang digelar pada 22–24 Juni di Universitas Muhammadiyah Cirebon. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi antar Program Studi Ilmu Komunikasi dari seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, serta ajang aktualisasi diri dalam bidang akademik dan kreatif.

Rombongan Ilmu Komunikasi UMM berangkat dari kampus pada Minggu pagi, 22 Juni 2025, pukul 05.00 WIB. Perjalanan darat selama 12 jam diselingi singgah di Rest Area Heritage Brebes, yang dikenal karena memanfaatkan bangunan bekas pabrik gula dengan arsitektur bata merah dan jajanan khas daerah. Tempat ini tidak hanya menjadi lokasi istirahat, tetapi juga pengalaman budaya tersendiri. Delegasi Ilmu Komunikasi UMM akhirnya tiba di Universitas Muhammadiyah Cirebon pukul 18.00 WIB dan bersiap mengikuti rangkaian kegiatan selama tiga hari ke depan.

SILAT APIK PTMA 2025 dibuka dengan Seminar Nasional dan Call for Paper bertema Digitalization of Local Values: Culturally-Based Inclusive Communication Strategies in The Digital Transformation Era, yang menjadi pijakan awal menuju berbagai kompetisi tingkat internasional seperti PR Campaign, Reportase, Content Creator, Fotografi, dan lainnya. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Workshop perlombaan, salah satunya Reportase, di mana peserta diberi pembekalan teknis sekaligus dibagi ke dalam kelompok lintas kampus untuk memproduksi karya bersama.

Kompetisi Reportase menjadi tantangan tersendiri. Para peserta harus meliput secara langsung salah satu, dari beragam cerita lokal khas Cirebon, seperti budaya, kuliner, hingga komunitas. Namun, keterbatasan waktu dan luasnya pilihan objek membuat banyak kelompok memilih objek wisata yang dieksplorasi saat city tour, seperti Keraton Kasepuhan dan Batik Trusmi. Mereka diberi waktu hanya 3,5 jam untuk menyusun narasi, mengambil gambar, dan menyunting hasil reportase, sebuah ujian kreativitas dan kerja tim yang sesungguhnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan Awarding Night, di mana Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM berhasil mencuri perhatian juri. Putra Fahreza Aqila Akhmad meraih Juara 1 Kategori Narasi Berita Terbaik dan Mutiara Pasca Nanasya meraih Juara 1 Kategori Visualisasi Berita Terbaik. Kemenangan ini tidak hanya mencerminkan kemampuan teknis, tetapi juga kolaborasi lintas institusi yang kuat antar Mahasiswa Ilmu Komunikasi PTMA. Karya mereka dinilai menonjol karena mampu menyampaikan pesan lokal secara mendalam namun tetap komunikatif dan relevan secara visual.

Rombongan UMM kembali ke Malang pada Selasa malam, 24 Juni 2025, pukul 22.00 WIB dan tiba pada Rabu pagi pukul 10.00 WIB. Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan dalam SILAT APIK PTMA menjadi ruang belajar yang menyeluruh. Mahasiswa tidak hanya diasah dari segi intelektual, tetapi juga dilatih untuk tumbuh menjadi insan komunikasi yang creative, communicative, dan collaborative. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas kampus dapat melahirkan karya luar biasa dan memperkuat jejaring antar mahasiswa komunikasi PTMA se-Indonesia.