News

LK3: Pusat Konseling yang Dikelola Prodi Kesos

Monday, 26 January 2015 21:36 Serambi Kampus
Print PDF

LK3

Keluarga merupakan hal yang paling utama dalam meningkatkan kualitas hidup individu. Berperan sebagai tempat penanaman nilai-nilai  dan pembentukan karakter, keluarga sering kali mengalami perubahan struktur ataupun fungsinya. Perubahan-perubahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ekonomi, sosial, dan psikologis.  Program Studi (Prodi) Ilmu Ke­sejahteraan Sosial (Kesos) UMM bekerja sama dengan Kementrian Sosial (Kemensos) melalui Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera

Fauzik Lendriyanto, Ketua LK3 UMM menjelaskan, LK3 ada­lah program Kemensos yang di­se­rahkan dan tawarkan kepada ma­syarakat. Terdiri dari dua jenis ke­­­lompok, yakni masyarakat umum atau komunitas dan pen­didikan. Sedangkan LK3 di UMM me­­rupakan salah satu yang me­me­­nuhi kelompok pendidikan. Ke­­mampuan untuk mengelola lem­­baga pun juga menjadi sya­rat utama penyerahan LK3. Me­li­hat UMM sebagai perguruan ting­gi yang  memiliki Prodi Kesos dan Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM), Kemensos mem­berikan ke­sempatan untuk mengelolah LK3. Namun ke­mu­dian, komunikasi ku­rang ber­ja­lan dengan baik, disebabkan  jarak tempuh yang jauh antara LK3 UMM dan Kemesos. Maka, de­mi menjaga hubungan baik, mu­lai tahun 2014 Kemensos me­nye­rahkan LK3 UMM di bawah nau­ngan Dinas Sosial (Dinsos).
Adapun program-program yang dijalankan LK3 di antaranya, per­tama, layanan konseling yang di­tujukan untuk memberikan ban­­tuan dan pelayanan bagi ke­luarga yang mengalami psi­ko­­sosial.  Kedua, layanan pendam­pingan merupakan pelayanan lan­jutan dimana klien diberikan re­ko­mendasi lembaga yang profes­sional untuk menangani ma­salah klien. Ketiga, klien dibe­rikan layanan perlindungan agar ter­hindar dari kerentanan yang dialaminya.
Gandeng Lembaga Lain dalam Menunjang Program LK3
LK3 tidak bekerja sendiri da­lam perjalanan menangani per­masala­han sosial yang terjadi, tetapi be­ker­ja sama pula dengan lembaga lain di universitas. Masalah yang di­hadapi masyarakat tentunya bera­gam. Fauzik menjelaskan, dalam pem­ber­da­yaan tersebut, LK3 be­kerja sama dengan Baitulmal dan Bim­bingan Konseling (BK) UMM. Selain itu LK3 juga memiliki program advo­kasi, bagi klien yang mengalami ma­salah berkenaan dengan hukum. “Penanganan advokasi ini bekerja sama dengan Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) UMM,” pa­parnya.
Muhammad Shohib, Ketua BK UMM menjelaskan, karena LK3 dan BK berada dalam satu naungan universitas yang sama, secara oto­matis me­miliki hubungan. Shohib ber­­pendapat, program LK3 dilihat dari pola kerjanya sangat ba­gus. Hal tersebut di karenakan masalah-ma­salah yang ada bisa di­bagi atau di­selesaikan dengan fa­kultas lain se­perti hukum melalui BKBH, agama me­lalui Fakultas Agama Islam (FAI), psikologi me­lalui BK dan lainnya. Ada saat di ma­na LK3 membutuhkan tenaga dari BK, maka akan secara oto­matis menyerahkannya pada pi­hak BK. “Dalam mengatasi masalah seperti trauma dan depresi, LK3 bekerja sa­ma dengan BK yang me­miliki alat untuk melakukan intervensi-intervensi” tukas dosen Fakultas Psikologi (Fapsi) itu.
Lanjutnya, dirinya berharap LK3 lebih menguatkan kembali pro­gram-program yang sudah ada. Kerja sama yang lebih solid pun juga sangat diharapkan dari LK3 dan unit-unit lain di UMM. Karena pihak BK sangat terbuka untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah psi­­kis, bagi sivitas akademika yang mem­­butuhkan bantuan. “Meskipun secara teknis LK3 berbuhungan de­ngan Kemensos, namun hubungan ker­ja sama dengan unit UMM juga di­butuhkan” terangnya.

Wadah Mahasiswa untuk Melatih Keterampilan
Sementara itu, Zaenal Abidin, Dosen Prodi Kesos mengungkapkan, pro­gram dari LK3 tidak hanya se­ka­dar konsultasi yang diper­untukkan sivitas akademika UMM, te­tapi juga anak-anak dari panti asuhan Mu­ham­madiyah. LK3 juga me­lakukan pemberdayaan bagi ma­syarakat berupa bantuan modal untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, dan bantuan biaya sekolah. “Selanjutnya, pihak LK3 juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa luar UMM untuk ber­kon­sultasi dengan LK3. Namun, khu­sus untuk mahasiswa di mana universitasnya tidak terdapat pro­gram LK3,” ujar Zaenal.
Menurut Zaenal, selain itu, LK3 juga sebagai wadah praktikum bagi mahasiswa Prodi Kesos angkatan 2012. Selain akan disebar ke dalam unit-unit terkecil masyarakat untuk mencoba membantu menyelesaikan masalah sosial. Mahasiswa itu men­jadi pekerja sosial dan sebagai per­­antara bagi klien yang ingin kon­sultasi dengan pihak LK3. “Hal itu juga bertujuan untuk me­latih ketrampilan mahasiswa se­bagai pe­kerja sosial, juga bekal maha­sis­wa dimasa mendatang,” terang sekretaris LK3 tersebut.
Dewi Astutik Rahayu Ningrum, mahasiswa Prodi Kesos, menanggapi bahwa LK3 memiliki banyak manfaat. Di antaranya men­jadi wadah untuk belajar cara mengatasi masalah-masalah so­sial yang ada dalam masyarakat. ke­giatan yang pernah diikuti yakni laun­ching LK3 bersama panti-panti Muhammadiyah yang berada di Malang. Kegiatannya meliputi pe­nge­nalan LK3 serta melihat kon­disi panti-panti tersebut. Tidak ha­nya sekadar launching, tetapi LK3 juga memberikan akreditasi ter­hadap panti tersebut. “Jadi agenda pa­da hari tersebut adalah sekaligus pem­berian akreditasi terhadap panti” ujarnya.
Sedangkan, bagi klien yang ingin berkonsultasi ti­dak di­pu­ngut biaya. Dewi berha­rap, kedepannya LK3 tetap be­r­e­ksistensi sesuai dengan ke­bu­­tuhan dan harapan bagi ma­sya­rakat disekitar UMM. Khu­sus­nya panti-panti yang ada di Muhammadiyah. “Karena ini sangat dibutuhkan sekali meng­­­ingat panti-panti jika ada per­ma­salahan bisa merujuk ke LK3 lang­sung, la­lu dicarikan sumber-sum­ber lain un­tuk menangani ma­­­­­­­sa­lahnya,”imbuhnya. cha/ m_wid/m_jib

Simak pula wawancara eksklusif bersama Juli Astutik, Pembantu Dekan II FISIP di Bestari 318 hal 3 terbit bulan Februari 2015.
 

Bersama ISMAPETI Wujudkan Desa Mandiri Pangan

Monday, 26 January 2015 19:56 Kabar UMM
Print PDF

Menuturkan :  Indah Prihartini memberikan stadium general mengenai  pentingnya sarjana peternakan membantu mewujudkan desa mandiri pangan

Tahun 2015 menjadi tahun ke-13 diselenggarakannya Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) XIII (20-24/2). Bertempat di Ruang Teater Dome, Himpunan Mahasiswa Jurusan Peternakan (HIMAPET) UMM menggelar kegiatan dua tahunan itu dengan tema “Mengabdi untuk ISMAPETI, Bersatu Membangun Negeri”. Mendatangkan Rohayati, Kepala Bidang Agribisnis Peternakan, Dinas Peternakan Jawa Timur dan Tarmidzi Taher, Ketua Umum ISMAPETI.

Rohayati dalam pemaparannya menun­juk­kan kontribusi Jawa Timur dalam mem­ban­tu pemenuhan kebutuhan pangan na­­sional. Selain itu, Rohayati juga membahas meng­e­nai kebijakan dalam mewujudkan ke­ta­han­an pangan sub sektor peternakan. “Ja­tim menyumbang 22 persen daging, 23 persen telur, dan 53 persen susu. Data ter­sebut menunjukkan bahwa Jatim memiliki kontribusi yang cukup besar untuk mem­bantu kebutuhan pangan nasional,” jelasnya.

Baca Selengkapnya di Bestari Edisi 318 hal. 8
 

Rektor UMM : 10 Juta untuk Proposal KKN Mahasiswa

Monday, 26 January 2015 19:40 Kabar UMM
Print PDF

Serius: Rektor UMM saat memberi sambutan sekaligus melepas mahasiswa KKN semester genap 2014/2015

“Rektor akan memberikan bantuan dana minimal sebanyak 10 juta,” ujar Rektor UMM Muhadjir Effendy pada pelepasan mahasiswa yang akan menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Acara pelepasan mahasiswa KKN kali itu mengusung te­ma ‘Membangun Kewirausahaan Melalui KKN’. Ber­tempat di Hall Dome, acara itu diikuti oleh 49 kelompok yang terdiri dari 1.450 mahasiswa (14/1).

Dalam sambutannya, Muhadjir menyatakan, UMM memiliki pro­gram nyata, baik bersifat fisik maupun non fisik. Sehingga, maha­siswa diperbolehkan memberikan pro­posal kepada rektor jika me­mang program mereka mem­bu­tuh­­kan pendanaan. Contohnya ji­­ka mahasiswa ingin mendirikan se­­buah Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan pendanaan yang di­siap­kan rektor minimal 10 juta.

Baca selengkapnya di Bestari edisi 318 hal. 8. Terbit bulan Februari 2015.

 

 

Akbar Tandjung : Parpol Perlu Kembalikan Kepercayaan Publik

Tuesday, 31 December 2013 00:00 Kabar UMM
Print PDF

“Pesta demokrasi lima tahunan, Pemilu 2014 akan segera digelar. Sarjana sebagai masyarakat intelektual wajib berpartisipasi aktif serta mampu mengedukasi masyarakat untuk menghindari politik uang.” Demikian ditegaskan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar) Akbar Tandjung saat memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda ke-70 Periode IV Tahun 2013 (30/11). Dihadiri ribuan orang tua wali wisudawan, acara digelar di Hall Dome.

 

Read more...
 

UMM Tuan Rumah Olimpiade Farmasi Indonesia

Tuesday, 31 December 2013 00:00 Kabar UMM
Print PDF

Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) V digelar di Aula Kampus II UMM (27-28/11). Acara yang di­se­lenggarakan atas kerja sama Prodi Ilmu Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UMM dan Komite Olim­piade Farmasi Indonesia (KOFI) itu terbagi menjadi dua kategori, tek­nologi farmasi dan farmasi klinis. Di­ikuti sebanyak 136 delegasi dari 26 universitas se-Indonesia.

Read more...
 


Page 1 of 7