KKN PPM UMM Implementasikan Pakan Sapi Ajaib

Selasa, 05 Juni 2018 15:01 WIB

Foto: Dokumentasi pribadi

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai salah satu universitas yang memiliki misi untuk menyelenggarakan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat. Salah satu wujudnya adalah Kuliah Kerja Nyata Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM). Bentuk pengabdian itu cenderung lebih menggunakan penerapan teknologi. Kelompok KKN PPM UMM 05 berkesempatan wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

 

Tedjo Budiwijono selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL) mengungkapkan, pembuatan pakan awetan akan sangat membantu peternak. Hal tersebut dikarenakan pada saat musim kemarau, peternak tidak lagi kebingungan mencari pakan. “Pakan ternak ini optimal untuk diimplementasikan karena mudah didapatkan pada saat rumput susah dicari sekalipun,” jelasnya.

 

Adi Mulyawan selaku Koordinator Desa mengatakan, program unggulan dari kelompoknya adalah pelatihan pembuatan “pakan ajaib” berupa probiotik untuk ternak, khususnya sapi, kepada masyarakat di tiga dusun Desa Pajaran yakni Krajan, Tondoasri, dan Ketitang. Probiotik itu memiliki banyak fungsi dan manfaat, salah satunya meningkatkan daya cerna makanan di dalam rumen sapi.

 

Tambahnya, masih banyak ditemui kesalahan pemberian pakan terhadap ternak di Indonesia, sehingga penyerapan makanan oleh sapi dirasa kurang optimal dan hasilnya nilai jual sapi di pasaran pun juga tidak bisa maksimal. Selain itu, harga probiotik ternak yang dijual di pasaran sangat mahal, sehingga memberatkan bagi peternak sapi lokal.

 

Probiotik sendiri terdiri dari semacam mikroba atau mikroorganisme yang ada pada pakan ternak yang meningkatkan berat badan sapi. “Program unggulan kami adalah untuk memudahkan para peternak sapi, khususnya di Desa Pajaran untuk meningkatkan produktivitas ternak mereka,” ucapnya.

Shared: