FPP Adakan Kerjasama dengan Bank BNI

Kamis, 06 Desember 2018 23:33 WIB

Bertempat di Ruang Sidang Senat, Bank BNI adakan pelatihan yang bertemakan “Pelatihan Analisis Kredit Bank BNI sebagai upaya peningkatan keterampilan dalam pembiayaan dibidang pertanian dan peternakan”. Pelatihan itu adalah bentuk kerjasama Bank BNI dengan Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) UMM.  Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta itu dibuka langsung oleh Chief Executive Officer(CEO) BNI wilayah Malang (6/12).

Wiwi Suprihatno selaku CEO BNI qilayah Malang mengatakan bahwa pelatihan yang dilakukan selama dua hari itu dikhusukan kepada tenaga analisis kredit senior maupun junior. Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman terkait peningkatan keterampilan dalam pembiayaan dibidang pertanian dan pertenakan. Kegiatan yang melibatkan beberapa auditor itu juga bertujuan untuk memperkuat proses pasca penerimaan. Portofolio bisnis pertanian yang telah dilakukan oleh BNI sudah mencapai 40 persen dengan 30 persen portofolio ada di UMM. Hal itu menunjukkan bahwa UMM memiliki keunggulan dibidang pertanian.“Faktor tersebut yang membuat kami meminta pihak UMM untuk mendatangkan praktisi yang notabennya alumni UMM selama pelatihan berlangsung,” ujarnya.

David Hermawan  selaku Dekan FPP menyampaikan bahwa lebih lanjut bisnis yang akan berkembang di Indonesia bahkan dunia adalah pangan. Hal itu didasari dengan mengingat Indonesia adalah negara agraris sehingga diharapkan dapat memberikan pasokan pangan baik dibidang pertanian maupun peternakan. Tentunya dalam pembangunan pangan kedepan dibutuhkan investasi salah satunya adalah permodalan. Kerjasama yang dilakukan dengan UMM dapat memberikan pengetahuan kepada analis BNI terkait bidang pertanian dan peternakan dari proses produksi hingga resiko yang kemungkinan akan dihadapi.

Senada dengan pernyataan sebelumnya, Dody Yoga menyampaikan  bahwa dengan adanya pelatihan dapat memberikan peningkatan kemampuan dari segi analisa, pengamatan terhadap bisnis yang akan dibiayai, juga resiko yang akan dihadapi. Kegiatan itu juga memiliki manfaat untuk memperkaya wawasan dalam pemberian pembiayan tepat guna sesuai dengan yang dibutuhkan oleh debitur. “Evaluasi selalu dilakukan agar pelayanan yang diberikan terus optimal,” ujar pria yang tergabung di Unit Bisnis BNI Kanwil Malang. 1p_lai

 

 

 

Shared: